Dalam khazanah ilmu pertanian Islam, satu nama yang paling menonjol dan dianggap sebagai referensi utama adalah . Karya agung ini bukan sekadar manual bertani kuno, melainkan ensiklopedia lengkap yang membahas tata kelola lingkungan, irigasi, dan peternakan berdasarkan hikmah ilmiah.

Teknik pengelolaan air agar tanaman tetap terhidrasi dengan efisien.

: Terdapat dokumen daftar isi dan ringkasan terjemahan bab-bab awal yang diunggah oleh pengguna di Scribd Indonesia Gerai Dinar

Berbeda dengan kitab pertanian lainnya, Al-Filaha terkenal karena pendekatannya yang . Ibnu Al-Awwam tidak hanya mengutip teori dari bangsa Nabatean, Yunani (seperti Democritus), atau Romawi (Geoponica), tetapi ia juga melakukan eksperimen lapangan langsung. Kitab ini memuat lebih dari 500 spesies tanaman dan 1.500 resep agrikultur.